Hati-hati saat membeli tiket

Perhatiakan Uang kembalian Anda saat Membeli tiket KRL

Kereta Rangkaian Listrik atau yang sering disebut dengan KRL adalah angkutan umum yang paling banyak penggunanya.  Hampir 400 ribu orang menggunakan KRL setiap harinya, mulai dari pelajar sampai para pekerja. Para pengguna jasa KRL tentu menggunakan KRL karena cepat dan murah. Akan tetapi sekarang berhati-hatilah karena biaya yang murah akan jadi mahal jika anda tidak berhati-hati. Sering kali para pengguna jasa KRL tidak begitu memperdulikan uang kembalian saat mereka membeli tiket. Hal ini sering kali dimanfaatkan oleh para penjual tiket yang tidak bertanggung jawab.  Di beberapa stasiun sering terjadi uang kembalian saat membeli tiket jumlahnya tidak sesuai dengan seharusnya. Misalnya ketika anda membeli tiket dengan menggunakan uang Rp 50.000, tiket yang anda beli adalah tiket AC ekonomi Depok-Jakarta dengan harga Rp 5.500. Bisa saja uang kembalian yang anda terima hanya Rp 34.500, yang seharunya Rp 44.500 (berkurang Rp 10.000). Modus yang dilakukan adalah ketika anda membeli dengan uang yang pecahan yang besar biasanya penjual tiket seolah-olah menghitung uang kembalian anda dengan benar jumlahnya (memang benar jumlahnya pas). Akan tetapi saat uang diserahkan kepada anda biasanya ada satu atau dua lembar yang tidak diserahkan tanpa sepengetahuan anda, karena anda merasa bahwa saat penjual tiket menghitung tadi uang kembalian anda sudah pas anda langsung pergi tanpa menghitungnya lagi. Padahal uang kembalian anda telah berkurang. Modus yang kedua adalah pengembalian bebrapa jumlah yang sengaja diperlama. Misalnya ketika anda membeli tiket kereta ekonomi dengan tujuan Jakrta-Depok  (harga Rp 1.500,), anda menggunakan uang pecahan Rp 10.000. Seharusnya uang kembalian anda Rp 8.500, saat penjual tiket akan mengembalikan uang anda biasanya penjual menyerahkan beberapa lembar uang saja. Misalnya penjual pertama hanya menyerahkan Rp 3.500, dengan pecahan 2ribu, seribu, dan 500, sementara uang 5ribuannya diserahkan agak lama. Biasanya pembeli yang tidak teliti akan langsung pergi meninggalkan loket sehingga tentu saja uang kembaliannya tidak sesuai. Ini sering terjadi maka teliti dan jangan buru-buru pergi. Modus yang terakhir adalah ketika kereta segera berangkat. Biasanya ketika kereta akan berangkat para pembeli tiket akan terburu-buru dalam membeli tiket sehingga mereka tidak lagi memperhatikan berapa uang yang ia gunakan dan berapa seharusnya kembalian yang ia terima. Keadaan ini sering kali dimanfaatkan oleh para penjual tiket untuk meraih keuntungan dengan mengurangi uang kembalian.

Beberapa saran untuk menghindarinya adalah :

  • Sebaiknya membeli tiket dengan uang pas
  • Jika memang tidak ada uang pas, sebelum meninggalkan loket, hitung dengan teliti uang kembalian yang seharusnya anda terima
Advertisements

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.

1 Comment

Filed under Uncategorized